Kesaksian Murid, Asep. S ( Jakarta)

Sudah sejak lama sebetulnya aku tahu Komunitas Tembus Pandang  melalui dunia maya, hampir tiga bulan aku berencana mau silaturahmi ke Basecamp KTP, namun entah mengapa ketika waktunya mau berangkat ada saja halangan waktu yang menyebabkan aku selalu gagal bersilaturahmi ke basecamp KTP.

Tepatnya hari Rabu kemarin aku niatkan untuk datang silaturahmi ke Indramayu dan alhamdulilah selepas pulang kerja dari kantor aku langsung meluncur untuk bersilaturahmi ke Komunitas Tembus Pandang, hampir larut malam aku tiba Di sana.

Di Basecamp aku langsung disambut oleh Pak Ahmad beserta para pengasuh KTP disana, obrolan pun mengalir begitu saja membahas tentang keilmuan ilmu tembus pandang. Setelah mendapat penjabaran yang cukup singkat dan padat, tiba waktunya aku mengikuti proses pembangkitan, setelah mengambil air wudlu aku langsung masuk ruangan bersama Pak Ahmad Prayoga.
Pada saat dibangkitkan aku merasa seperti ada hawa dingin yang merambat disekujur kedua tanganku dan bergerenyit seperti terkena strum listrik. Setelah itu aku langsung disuruh melakukan olah gerak rasa, dan seketika itu pula kedua tanganku bergerak dengan sendirinya.
Setelah merasakan gerak rasa oleh Pak Ahmad aku kembali disuruh untuk melakukan dzikir fokus atau dzkir terawangan, pada saat sedang dzikir fokus ini tiba-tiba dalam pandangan mata bathinku aku seperti melihat sosok-sosok makhluk ghaib yang amat menyeramkan, ada sosok seperti manusia manusia berkepala banteng, ada juga sosok manusia berkepala kera, dan juga ada sosok manusia berkepala harimau, namun yang paling jelas dan agak lama berada dihadapanku adalah sosok manusia berkepala seperti Banteng.
Terus terang saja, dalam seumur hidupku aku baru kali ini melihat sosok-sosok makhluk ghaib yang mukanya amat menyeramkan, setelah aku tanyakan kepada pak Ahmad tentang hal tersebut, dijawab oleh pak Ahmad bahwa itu merupakan sebuah awal ilmu penembusan alam ghaib.
Oleh pak Ahmad aku disarankan untuk terus berlatih mengolah gerak rasa dan dzikir fokus agar ketajaman mata bathinku semkain bagus dan semakin tajam. Sungguh aku juga tak menyangka dengan metode yang begitu singkat dan simpel, ilmu tembus pandang dapat langsung dikuasai dan dapat langsung dirasakan. Semoga saja kemampuan diriku akan terus bertambah bagus dan kemampuanku bisa bermanfaat untuk menunjang pekerjaan serta karirku.



1 komentar untuk "Kesaksian Murid, Asep. S ( Jakarta)"