Kesaksian Peserta Pembangkitan, Solekha ( Jepara ) No HP. 08122961363x



Sudah cukup lama sebetulnya aku berkeinginan untuk bergabung dengan komunitas tembus pandang yang mengajarkan tentang penggalian kekuatan potensi diri dan kekuatan sejati yang ada dalam diri manusia, dan keinginanku tersebut akhirnya tercapai pada bulan Juni ini.

Pada waktu itu aku sampai di Basecamp hampir tengah malam dan rupanya Mas Adi beserta para muridnya masih kongkow di Basecamp dan baru selesai latihan mempertajam mata bathin. Aku disambut dengan hangat oleh beliau dan bebrapa muridnya dengan begitu ramah.

Setelah ngobrol sejenak dan mengungapkan maksud serta tujuanku silaturhmi ke Basecamp, oleh Mas Adi aku disuruh untuk mengambil air wudlu terlebih dahulu dan setelah mengambil air wudlu aku langsung diberikan sedikit arahan mengenai tatacara sebelum proses pembangkitan.

Pada saat proses pembangkitan yang aku rasakan adalah seperti ada rambatan energi yang masuk kedalam kedua tanganku dan entah mengapa pada saat tersebut, yang aku rasakan adalah serasa tubuhku seperti bergoyang-goyang dan seperti berputar-putar.

Pada saat latihan gerak dzikir, yang aku rasakan adalah tangan seperti bergerak dengan sendirinya, seperti ada yang membimbing dan mengarahkan gerakan, dan kembali yang aku rasakan adalah tubuhku seperti diputar dan ditarik kebelakang, dan beberapa kali tubuhku terlentang kebelakang ketika melakukan gerak dzikir.

Setelah selesai latihan gerak dzikir, selanjutnya oleh Mas Adi aku langsung disuruh untuk latihan meditasi dzikir dengan kondisi lampu yang dipadamkan, pada saat itu aku berada didalam basecamp sendirian dan Mas Adi berada diluar Basecamp.

Pada saat sedang meditasi dzikir ini, tiba-tiba dalam pandangan mata bathin aku melihat sebuah bangunan yang bentuk rumahnya seperti bangunan joglo, dan setelah aku amati dengan penuh seksama aku mengenali bangunan joglo tersebut yang ternyata setelah aku ingat adalah mirip petilasan kanjeng Sunan Kali Jaga yang berada di Demak.

Setelah itu diperlihatkan sebuah perkampungan yang seluruh bangunan di perkampungan tersebut semuanya sama bentuk bangunanya yang berbentuk rumah joglo, namun yang aku lihat diperkampungan tersebut amat sepi dan hampir tidak ada aktifitas penghuninya, aku juga tidak tahu jika dialam nyata dimana letak perkampungan tersebut.

Setelah hampir 15 menit aku melakukan meditasi dzikir, aku sudahi latihanya karena terus terang semenjak tiba di Basecamp, aku merasa buru-buru mau pulang kembali karena ada urusan yang penting lagi, dan akupun lanjut ngobrol dengan Mas Adi didalam Basecamp.

Lalu setelah ngobrol beberapa saat, oleh Mas Adi aku langsung disuruh untuk mempraktekan kemampuan terawangan jarak jauh, saat itu Mas Adi menyuruh aku untuk menerawang keberadaan makhluk ghaib pada suatu tempat yang sangat angker yang dekat dengan tempat tinggalku.

Lalu ketika aku mencoba menerawang tempat angker tersebut, dalam keadaan mata terpejam dalam pandangan mata bathin, yang aku lihat adalah sosok pocong yang sedang berdiri di salah satu pojok tempat angker tersebut, mukanya begitu menyeramkan dan terus terang itu membuatku merinding dibuatnya.

Lalu kembali aku disuruh oleh Mas Adi untuk menerawang sebuah pusaka samaurai milik kepunyaan aku sendiri. Ketika beberapa saat menerawang pusakan samurai tersebut aku tidak dapat melihat tuah dari pusaka samurai tersebut, dan ternyata seperti yang aku duga sebelumnya bahwa firasatku dari dulu mengatakan, pusaka samurai itu isinya kosong.

Itulah mungkin sekelumit pengalamanku setelah menimba keilmuan di komunitas tembus pandang indramayu, kini aku masih terus mengasah kemampuanku ini, dan semoga kemampuanku terus bertambah tajam dan berkembang.

Posting Komentar untuk "Kesaksian Peserta Pembangkitan, Solekha ( Jepara ) No HP. 08122961363x"