Kesaksian Peserta Pembangkitan, Kurniawan ( 11 tahun ) Murid Kecil Komunitas Tembus Pandang

Berikut merupakan sebuah kesaksian dan pengalaman dari murid kecil komunitas tembus pandang yang bernama Kurniawan. Kurniawan merupakan salah seorang murid kecil yang pada saat awal-awal ikut pelatihan pembangkitan terkesan sering bercanda dan terkesan tidak serius, namun ternyata setelah dibangkitkan potensi dan bakat dari Kurniawan ini lumayan bagus juga, berikut kesaksianya...

Pada saat mempraktekan latihan meditasi dzikir yang waktunya hampir kurang lebih 30 menit, Kurniawan merasakan melihat sosok makhluk ghaib seperti pocong yang sedang loncat-loncat, lalu setelah itu ia melihat sebuah pemandangan pegunungan yang cukup indah serta alam pegunungan yang dipebuhi oleh pohon-pohon menjulang tinggi yang menghijau.

Setelah melihat hal-hal tersebut diatas, lalu kurniawan melihat sebuah titik cahaya yang semakin lama, titik cahaya tersebut semakin membesar dan membesar, lalu Kurniawan terus saja memfokuskan pada titik cahaya tersebut yang semakin lama cahayanya semakin membesar dan sangat menyilaukan mata.

Kemudian pada sesion latihan terawangan yang dibimbing langsung oleh Mas Adi Putra, Kurniawan berniat menerawang sebuah jembatan yang cukup angker di Desa Kertanegara yaitu Jembatan Bojem. Ketika sedang fokus menerawang dengan mata batin dan terawangan,  tiba-tiba pandangan mata bathin Kurniawan melihat sosok mirip seperti gendoruwu dengan matanya yang merah dan berambut panjang gimbal, serta giginya bertaring panjang.

Setelah itu, masih disekitar Jembatan Bojem ia melihat ada sosok kuntilanak berambut panjang yang mengenakan pakaian warna putih, dalam pandangan mata bathin kurniawan nampak sosok kuntilanak itu sedang asyik ngobrol dengan sosok gendoruwo, kemudian setelah itu pada sebuah pohon yang berada dekat Jembatan, nampak ada sosok pocong yang sedang berdiri dan mukanya nampak sudah rusak dan cukup menyeramkan.

Pada saat latihan melihat warna dengan mata teretutup, dari beberapa kali latihan, kurniawan termasuk murid yang bisa menebak warna dengan prosentase 80 persen, begitu pula ketika latihan melihat sebuah gambar bentuk, ia dapat menebaknya dengan keakuratan menebak hampir 70 persen.

Pernah juga ketika ada tamu peserta pembangkitan dari Kabupaten Kendal, Kurniawan dites kemampuan terawanganya oleh para tamu dan hasil terawanganya ternyata di benarkan oleh para tamu tersebut, para tamu tersebut sempat geleng-geleng kepala ketika melihat dengan kepala sendiri kemampuan dari salah seorang murid kecil KTP tersebut.

Itulah sekilas tentang kesaksian dan pengalaman dari Kurniawan, semoga kemampuanya bisa semakin berkembang dan bisa bermanfaat kelak ketika usianya sudah menginjak dewasa, dan semoga pula dengan keilmuan ini bisa menjadikan ia anak yang soleh dan bertaqwa...amiin.

Bagi yang berminat mengikuti Pelatihan Pembangkitan, silahkan KLIK PENDAFTARAN

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kesaksian Peserta Pembangkitan, Kurniawan ( 11 tahun ) Murid Kecil Komunitas Tembus Pandang"

Post a Comment