Kesaksian Murid Komunitas Tembus Pandang, Sadikun (Indramayu)

TEMBUS PANDANG - Terus terang saja aku merupakan sosok anak kampung yang betul-betul dalam keseharian hanya berkutat membantu orang tua serta keluarga di sawah. Sehingga yang namanya tentang ilmu ghaib apalagi melihat makhluk ghaib, aku betul-betul sangat awam sekali.

Namun, pada suatu ketika tiba-tiba aku diajak oleh seorang temanku yang mengajak untuk silaturahmi ke Basecamp komunitas tembus pandang yang ada di Indramayu dan kebetulan lokasinya masih dalam satu Kabupaten dan tetangga Kecamatan. Karena didera rasa penasaran, akhirnya aku ikut sowan ke tempat basecamp KTP.

Sesampainya di basecamp komunitas tembus pandang, aku bersama temanku larut dalam obrolan bersama Mas Adi beserta para muridnya, obrolan tersebut cukup menegangkan dan menarik juga karena berkaitan dengan hal-hal keghaiban yang terkadang tidak masuk akal.

Setelah beberapa lama aku ngobrol bareng dengan Mas Adi yang disertai dengan penjelasan dan wejangan tentang proses membangkitkan energi sejati atau membangkitkan mata bathin, tepat pukul 00.00 wwib aku bersama dengan temanku disuruh oleh Mas Adi untuk masuk kedalam basecamp guna mengikuti proses pembangkitan.

Pada saat setelah mengikuti prose pembangkitan yang dibimbing langsung oleh Mas Adi, saat itu juga aku seperti melihat sebuah awan gelap yang sangat pekat sekali. Setelah itu tiba-tiba dalam suasana gelap pekat, aku melihat banyak sekali tiitk-titik cahaya yang semaik lama, titik cahaya itu mirip seperti mercon kembang api.

Setelah proses pembangkitan selesai, malam itu juga oleh Mas Adi aku dibimbing untuk melakukan praktek ilmu terawangan melihat hal-hal yang sifatnya ghaib atau untuk mendeteksi keberadaan mekhluk ghaib pada suatu tempat yang dianggap angker atau wingit.

Pertama kali aku dibimbing Mas Adi untuk terawangan adalah, aku disuruh untuk melihat telapak tangan Mas Adi dalam keadaan mata terpejam. Pada saat aku niatkan dan fokuskan untuk melihat telapak tangan Mas Adi, tiba-tiba yang aku lihat telapak tangan Mas Adi keluar sebuah cahaya putih, dan setelah itu yang aku lihat adalah dari telapak tanganya keluar sosok yang sangat mirip sekali dengan Mas Adi Putra dengan kepalanya memakai udeng-udeng.

Selanjutnya aku coba untuk menerawang sebuah jalan atau gank yang mau masuk kedalam Rumahku, pada saat aku sedang terawang dari jarak jauh, yang aku lihat adalah dijalan masuk tersebut ada sosok makhluk ghaib yang penampakanya mirip dengan sosok gorila. Aku juga sempat heran, kok dalam keadaan mata terpejam, didalam pandangan mata bathin aku bisa melihat makhluk ghaib yang ada digank tersebut.

Berikutnya aku coba untuk terawang sebuah jembatan angker yang ada diwilayah Indramayu, jembatan itu sejak dari dulu terkenal angker dan penghuninya sering mengganggu orang yang suka lewat di jemtan itu. Pada saat aku terawang, yang aku lihat dijembatan itu ada sosok nenek-nenek tua yang pakainya memakai kemben ala orang tempo dulu.

Kemudian oleh Mas Adi Putra, aku disuruh untuk keluar dari ruangan basecamp untuk melihat dengan secara kasat mata makhluk ghaib yang ada di kebun kosong. Pada saat aku coba perhatikan sebuah kebon kosong, betapa mau copotnya jantungku, karena dikebun kosong itu aku dalam keadaan mata terbuka melihat sosok makhluk ghaib tinggi besar yang matanya seperti mau keluar dan wajahnya sungguh menyeramkan.

Aku ucapkan terima kasih kepada Mas Adi Putra yang telah membuka dan membangkitkan mata bathin serta energi sejatiku. Semoga dengan bekal keilmuan ini aku semakin mendapatkan ketenangan hidup serta bisa mendekatkan diri ini kepada Allah SWT.

Bagi yang berminat ikut Pembangkitan Energi Sejati, silahkan Klik PENDAFTARAN 
.

Posting Komentar untuk "Kesaksian Murid Komunitas Tembus Pandang, Sadikun (Indramayu)"